Back To Top

Tampilan Korban Dapodik 2013 yang Gagal, xixiixi

Selamat Datang Di Website Info Guru dan Pendidikan Terbaru KORBAN DAMPAK SISTEMIK GAGAL SINKRON DAPODIK

Sudah hampir 1 bulan sistem sinkron aplikasi Dapodikdas mengalami gangguan (atau kerusakan?) sehingga P2TK memutuskan menggunakan solusi alternatif BSD untuk mendukung capaian kinerja penyaluran Aneka Tunjangan pada triwulan 1 (akhir Maret 2014).

Kabar bagaimana nasib sistem DAPODIKDAS semakin kabur/hilang tidak jelas hasilnya mirip-mirip musibah kasus hilangnya pesawat MAS yang masih misteri hingga saat ini.

Adapun solusi BSD dari P2TK yang diharapkan mampu mengantisipasi dampak kendala gagal sinkron aplikasi DAPODIKDAS justru menambah masalah baru terkait dengan integritas datanya. Ditambah lagi dengan kinerja server info PTK yang tidak stabil mengganggu kenyamanan akses para penggunanya.

Seharusnya hari ini tanggal 20 Maret 2014 dijanjikan oleh P2TK hasil finalnya dipublikasikan. Namun sayang justru muncul gambar yang kurang pantas disajikan sebagai laman resmi bagian dari situs pemerintahan (http://223.27.144.195:8085/ (http://223.27.144.195:8085 ). Gambar di bawah


tampilan baru saat pengecekan lembar ptk, info guru, data ptk

Entah apa yang dipikirkaan/dirasakan para pengelolanya, mungkin dengan gambar tsb ingin menunjukkan bahwa mereka juga sudah berupaya sekaligus sebagai alasan keras mengapa hari ini situs belum bisa menampilkan sebagaimana banyak dijanjikan sebelumnya.

Sangat mengkuatirkan dampak sistemik akan tetap berlanjut jika dikaitkan dengan banyak janji pemanfaatan DAPODIK untuk BOS, DAK, UN, dan lainnya. Entah tidak dapat dipastikan apa lagi alasan kerasnya nanti.

Semoga semua pihak bisa mengambil sikap yang lebih arif dan tegas sebagai bagian dari profesionalisme kerja pemerintahan.


Jika bermanfaat Silakan share di FB, Tweet maupun GPlus. Berikan saran, pendapat, kritik ataupun pertanyaan di blog ini lewat komentar Facebook atau Google



2 komentar

inilah negeri impian yang kacau balau, sebagai salah satu dampak dari main coba-coba yang sebetulnya perangkat pendukungnya belum siap tapi semua dipaksakan..!

Mungkin lebih baik menggunakan aplikasi dapodik yg pertama...lebih aman dan lancar....