Back To Top

Ini Janji Jokowi Terhadap Guru Indonesia

Selamat Datang Di Website Info Guru dan Pendidikan Terbaru Ketum PGRI Sulistyo menemui Presiden Jokowi dan menumpahkan keluhan para guru kepada Presiden serta berbagai macam permasalahan pendidikan di Indonesia.

Hal pertama adalah masalah kurangnya tenaga guru di daerah terutama guru SD yang masih kekurangan sekitar 400ribu guru. PGRI juga meminta pemerintah lebih memperhatikan nasib guru honorer. Pihaknya mengusulkan format penyelesaian  dua masalah guru honorer. Yaitu dari sisi kepegawaian dan kesejahteraan. Menurut Sulistyo, pemerintah belum mampu melaksanakan namun malah melanggar UU Guru dan Dosen pasal 15 dan pasal 14.

Ketum PGRI Sulistyo

Mengenai status guru bantu, sambung Sulistyo, presiden berjanji akan mengangkat menjadi PNS dalam waktu tiga tahun. Jumlah guru bantu yang belum diangkat saat ini sekitar enam ribu.

“Kami berharap pemerintahan di bawah kepemimpinan Bapak Jokowi ada sejarah baru, bisa mengatur penghasilan minimal untuk guru termasuk guru non-PNS,” imbuh Sulistyo.

Termasuk minimnya sarana dan prasarana di sekolah, gedung dan kelas yang rusak juga menjadi keluhan Ketum PGRI Sulistyo. Menurut Sulistyo, pemerintah belum memenuhi delapan standar pelayanan minimal. Terutama, standar pelayanan minimal sarana dan prasarana pendidikan.


Jika bermanfaat Silakan share di FB, Tweet maupun GPlus. Berikan saran, pendapat, kritik ataupun pertanyaan di blog ini lewat komentar Facebook atau Google