Back To Top

1,4 Triliun Untuk Pengembangan PAUD

Selamat Datang Di Website Info Guru dan Pendidikan Terbaru
Mulai tahun 2016 mendatang seluruh sekolah di bawah naiungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini (Ditjen PAUDNI) akan mendapatkan bantuan. Total 1,4 Triliun sudah dianggarkan Kemdikbud.

Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini (Dirjen Paudni) Harris Iskandar mengatakan, masing masing PAUD akan mendapatkan 9 juta rupiah per tahun. Dana itu ditujukan untuk pengembangan PAUD di daerah daerah.

Harris menambahkan, penyaluran dana ke seluruh Paud se-Tanah Air merupakan program pemrintah yang pertama kali. Hal ini didorong oleh niat untuk meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini sebagai persiapan bonus demografi. Saatnya mempersiapkan anak usia dini untuk mendapatkan hasil sebaik-baik untuk masa depan.
1,4 Triliun Untuk Operasional PAUD

Menurut Harris, saat ini Indonesia memiliki peningkatan yang signifikan dalam tata kelola Paud. Indonesia lebih maju dari beberapa negara berkembang. Terlihat dari jumlah Paud di tanah air lebih banyak dan memiliki kualitas yang baik dari beberapa negara. Namun disisi lain, Harris mengaku saat ini, pemerintah dilema dengan keberadaan Paud yang menjamur. Maka untuk mengsiasatinya, pemerintah melakukan pingkatkan layanan. Mulai dari pelatiahn guru-guru paud dan fasilitas Paud.

Untuk memperoleh Paud yang berkualitas harus memiliki lingkungan belajar yang aman, sehat dan ramah. Anak harus memperoleh gizi yang seimbang, harus memiliki guru dan tutorial yang berpendidikan, peduli, cinta, kasih, dan terlibat sepenuhnya terhadap proses penyelenggaraan paud.
Lingkaran belajar aman dan sehat dikatakan Harris meliputi; pertama, kelas dengan penempatan alat permainan edukatif (APE) dan bahan belajar lainnya dalam jarak pandang anak usia dini (AUD). Kedua, APE dan bahan belajar lainnya yang bersih, rapi, dan tertata dengan baik. Ketiga, AUD dan orang dewasa sering mencuci tangan. Keempat, sentra dalam dan luar ruangan aman untuk bermain. Kelima, pengunjung disambut dengan persetujuan dan pengawasan orang tua. kompas.com



Jika bermanfaat Silakan share di FB, Tweet maupun GPlus. Berikan saran, pendapat, kritik ataupun pertanyaan di blog ini lewat komentar Facebook atau Google