Setelah sebelumnya kami share tentang berita mengenai pelaksanaan pendataan PPGJ 2019 yang telah dibuka . Kali ini kami akan bagikan contoh latihan soal untuk pelaksanaan Pretest atau seleksi Kemampuan Akademik PPGJ.

Pretes dilaksanakan dalam rangka menjaring calon peserta PPGJ  tahun 2020. Maka dari itu di tiap daerah akan dijatah atau ada kuota tertentu dan akan dirangking dan diambil nilai yang tertinggi untuk mengikuti PPGJ 2020. Buka juga Kisi-kisi Soal Seleksi Pretes PPGJ


Ada beberapa jenis soal pretes ppg, diantaranya tes pedagogik, kepribadian, pengetahuan keguruan dan model pembelajaran. Silakan klik link di bawah untuk mengunduhnya, kemudian bisa anda cetak.

contoh Latihan soal pretes ppgj

Latihan soal pretes PPGJ kunci jawaban

Latihan soal soal pretes PPGJ plus kunci jawaban

Latihan soal soal pretes PPGJ kunci jawaban

Latihan soal soal pretes PPGJ kunci jawaban

Latihan soal soal pretes PPGJ

Nah silakan dinikmati....

34 Comments

Unknown said…
pak boleh tanya kenapa pemerintah begitu bnayak program. belumlah kita napak atau berwujud dengan satu program sudah mulai lagi dengan yang baru kan terntunya ini disemmpurnakan dulu deevaluasi kelemahannnya jangan terus bikin acara kapan saya mendidik anak
' makasih choerul huda Guru smpn 1 kota sukabumi
Unknown said…
terima kasih atas postingannya semoga menjadi amal
Unknown said…
Memang yang kekal hanyalah Perubahan, namun segala program menuju perubahan harus dipertimbangkan secara matang, karena para guru ini bingung,sementara jalankan K-13, eh tiba2 dihentikan sementara, lalu buat refisi K-13, padahal yang direfisi cuma urutan istilah2 dalam proses pembelajaran,banyak tuntutan yg harus dibuat dan dilakukan para guru n kapan guru konsen mengajar, memeriksa pekerjaan anak? sbntar Ujian Kompetensi Guru dia hrus belajar agar lulus UKG, kalau tidak lulus apa sanksinya?...semoga....
Unknown said…
Di indo ini bnyak orang yg sok puntar. Dunia pndidikn bkn tmbh maju, mlh tmbh ancur. Aneh satu ngra pke kurikulum dua.
Unknown said…
uh uh guru suruh pada stres, sehingga tidak konsentrasi dalam menangani siswa-siswinya, tunggulah saat kehancuran
Unknown said…
guru dibuat stres akibat regulasi atau aturan yang sll membingungkan sehingga guru tidak fokus dalam bekerja
Unknown said…
gila banget aturan buat guru sehingga streeeeeeesssss
Unknown said…
Terimakasih atas postingannya semoga menjadi amal ibadah
Anonymous said…
PARA PETINGGI NEGARA DULUNYA BELAJAR CUMA PAKE KURIKULUM SEDERHANA TOH MALAH JADI BERGUNA BAGI NEGARA..... SEKARANG,,,,KURIKULUM BARU UJI COBA SETAHUN MALAH UDAH DIREVISI. GIMANA DUNIA PENDIDIKAN NEGARA INI KEDEPANX.....
Unknown said…
gmn pendidikan di negeri qt bs maju n berkualitas kalau para guru bekerja "dibawah tekanan", penuh dg tuntutan sehingga melupakan " tuntunan "yang semestinya diterapkan dalm pembelajaran.
Anonymous said…
Guru terlalu banyak dibebani secara psikologis menghadapi siswa dg berbagai tabiatnya..kenaikan pangkat 4 thn sx dipersulit dg karya tulis dan publikasi..blm lg ada UK..sertifikasi gak beres pembayarannya..blm lg beban administrasi di sklh dll dsb etc...kenapa sih guru dipersulit?? PNS kantoran sj enak2 gak dituntut apa2...heeegh!!!
Yuni said…
membuang-buang waktu saja. guru dibawah tekanan tidaak lagi memerhatikan siswa. di kelas guru sibuk dengan laptop bahkan beberapa guru yang tidak mengerti teknologi yang sebentar lagi pensiun saja harus menghabiskan uang lagi lagi lagi untuk les komputer. sungguh, apa yang dipikirkan oleh pemerintah jaman ini? saya berbicara sebagai seorang siswa SMA.
suparman said…
kenapa link yang ditampilkan kaga' bs kebuka ya??????????????
Anonymous said…
Para pejabat kita berharap negara ini hancur !
Anonymous said…
Satu hal yang harus diketahui oleh pengambil kebijakan pendidikan dinegeri ini bahwa apapun keadaannya seorang guru pasti akan membenahi dirinya tatkala akan tampil di depan kelas baik dari segi kemampuan pedagogik maupun profesional-nya. saat ini guru hanya direpotkan dengan hal-hal yang tidak signifikan. ingat guru tidak hanya mengajar tapi juga mendidik. setiap hari selalu berhadapan dengan siswa yang dengan segala tetek bengeknya bahkan bukan hanya disekolah tapi kadang diluar jam sekolah. Mana suaramu PGRI-ku??????
Anonymous said…
hai...para pengambil kebijakan pendidikan di negeri ini. Guru janganlah direpotkan dengan hal yang tidak perlu. ingat Guru tidak hanya mengajar tapi juga mendidik. Apapun keadaanya guru pasti membenahi kemampuan pedagogisnya maupun profesionalitasnya tatkala akan tampil didepan siswanya. jangan ragukan kemampuan guru. UKG belum tentu akan menyelesaikan permasalahn pendidikan dinegeri yang kita cintai ini
Anonymous said…
Guru bukan hanya mengajar tapi juga mendidik. UKG tak akan menyelesaikan persoalan pendidikan dinegeri ini. malah merepotkan guru. mana PGRI-ku
Numpang belajar mas, maklum sudah tua harus bersaing dengan yang mudah-muda. Trims
Unknown said…
Sangat membantu trim admin
Unknown said…
Trim admin membantu
Anonymous said…
Hallo Pak Anis ....tolong guru jangan dibuat resah, UKG tak akan bisa menyelesaikan masalah pendidikan, karena bicara pendidikan tak pernah akan ada habisnya. Sejahterakan guru dan lengkapi sarana pendidikan itu lebih bijaksana. Trimakasih Pak Anis Baswedan
anymos said…
kalau memang pemerintah merasa rugi memberikan Sertifikasi Alias Tunjangan kepada guru,hapuskan saja PPLGnya supaya para guru yang belum sertifikasi tidak berharap,jadilah pemimpin yang baik,jangan guru dikambinghitamkan ketidak berhasilan pendidikan di Indonesia,lihat tingkat ekonomi masyarakat kita,orang miskin beli buku masih mikir,beli buku perut lapar,mana yang harus Bapak Pilih Buku atau isi perut. jangan guru di jadikan kelinci percobaan.
Anonymous said…
UKG merupakan program Kemendikbud untuk menghabiskan anggaran 20% APBN, obyek penderitanya Guru. makanya Kemendikbud buatkan Program yg bermamfaat bagi guru dan pendidikan kita.

Anonymous said…
Bingung lho! Lihat para guru yang kalang kabut cari materi sana-sini , nyoba simulasi ukg sampai lupa para murid menunggunya!
Unknown said…
Bapak Menteri yang terhormat, pandanglah guru-guru yang sudah mengabdi puluhan tahun tanpa berharap apa-apa selain mengajar dan mendidik putra putri Indonesia, janganlah dipersulit dengan segala macam aturan pak, dampaknya siswa-siswa yang terlantar, guru sibuk ikut ukg, sibuk ngurus sertifikasi, meninggalkan jam mengajar untuk bersaing dengan guru-guru muda yang dengan mudah mendapat sertifikat guru.
Apakah tujuan guru sekarang harus dirubah pak ? Tidak lagi bertujuan mencerdaskan anak bangsa tapi tujuan untuk mendapatkan tunjangan sertifikasi guru.
Unknown said…
tau dah bingung sayah mah
Unknown said…
Yang mendapat nilai sempurna diberi hadiah, padahal tidak ada nilai sempurna karena sempurna bukanlah milik manusia. Ada nilai yang manusia dengan kemajuan teknologinya pun tak mampu menampilkan nilai tersebut.
Unknown said…
Yang mendapat nilai sempurna diberi hadiah, padahal tak ada yang sempurna karena sempurna bukan milik manusia. Ada nilai yang manusia dengan mesin teknologinya yang canggih pun tak mampu untuk menampilkan nilai tersebut......D & A
Anonymous said…
guru gelisah karena UKG siapa yang menyebabkan itu semua kalau bukan yang sok-sokan dalam mengambil kebijakan, Guru tugasnya mendidik dan mengajar siswa di kelas, bukan untuk UKG yang menjauhkan dari sikap sebagai yang bisa diguru dan ditiru, biaya UKG yang sekian T lebih baik untuk membangun sekolah-sekolah yang rusak pak ANISSSSSS
Anonymous said…
UKG yang gak ada relevansinya dengan tugas guru sebagai pendidik dan pengajar ..... mengapa dipaksakan ? padahal biayanya besar dan kelanjutannyapun gak tahu kemana, contog UKG yang tahun lalu mana solusinya ?
Unknown said…
Persoalan pendidikan akan pernah selesai dg ukg presiden aja gurunya tdk tau uka dan ukg tapi malah berhasil menghantarkan pak jokowi sbg orang no.wahid di negrr ini.
Shobur said…
Zaman saya sekolah dulu pak gurunya mengajarnya nyantei, selalu mengawasi anak2 dikelas model pembelajaranya tidak neko2, menerangkan, memberi pertanyaan, suruh menghafalkan, bila siswanya mbandel dihukum. tdk seperti sekarang guru sibuk dengan program ini - itu sampek gurunya budek/bingung, yang bikin lebih budek lagi bila menghukum anak2 dilaporkan ke polisi katanya melanggar HAM / perlindungan anak sementara anak2 nakalnya amit,,...2
maka jangan disalahkan guru bila disana sini banyak anak2 tawuran .............
Unknown said…
UKG, PALAKU JADI PUSING