Back To Top

Tunjangan Khusus Bagi Guru yang Mengajar di Daerah Tertinggal

Selamat Datang Di Website Info Guru dan Pendidikan Terbaru Tunjangan khusus adalah tunjangan yang diberikan kepada guru yang  mengajar di satuan pendidikan yang melaksanakan tugas di daerah khusus sebagai kompensasi atas kesulitan hidup yang dialami. Daerah khusus adalah daerah yang terpencil atau terbelakang, daerah dengan kondisi masyarakat adat yang terpencil, daerah perbatasan dengan negara lain, daerah yang mengalami bencana alam, bencana sosial, atau daerah yang berada dalam keadaan darurat lain.

Kriteria Daerah Khusus silakan buka Permendikbud nomor 13 tahun 2015

Besaran tunjangan khusus 2016


Besaran tunjangan khusus bagi guru PNS dan guru bukan PNS yang telah  disetarakan/inpassing adalah setara 1 (satu) kali gaji pokok, dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) sesuai ketentuan yang berlaku.   Bagi guru bukan PNS yang belum disetarakan/inpassing  adalah sebesar Rp. 1.500.000,-  (satu juta lima ratus ribu rupiah) per-orang per-bulan, dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) sesuai ketentuan yang berlaku.

Syarat guru yang berhak menerima tunjangan daerah khusus


Kriteria penerima tunjangan khusus tahun 2016 adalah sebagai berikut:
1. Guru yang ditugaskan mengajar di daerah khusus;
2. Memiliki nomor unik pendidik dan tenaga kependidikan (NUPTK);
3. Diutamakan S-1/D-IV;
4. Masa kerja sebagai guru/pendidik minimum 2 (dua) tahun berturut-turut,  yang dibuktikan dengan surat penugasan;
5. Jumlah guru penerima tunjangan sesuai dengan jumlah guru ideal  (formulasi perencanaan kebutuhan guru).



Kriteria Wilayah dan Satuan Pendidikan

Data daerah khusus ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan berdasarkan data dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (KDPDTT) dan data dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Untuk mengetahui daerah mana saja yang ditetapkan bisa dibuka di Daftar daerah tertinggal terluar 3T


Jika bermanfaat Silakan share di FB, Tweet maupun GPlus. Berikan saran, pendapat, kritik ataupun pertanyaan di blog ini lewat komentar Facebook atau Google